jump to navigation

DARAH Juni 21, 2008

Posted by feylana in Fisiologi Ternak.
trackback

WAKTU PENDARAHAN

Pembuluh darah yang terpotong atau rusak, maka akan terjadi penyempitan bagian yang terluka. Hal ini terjadi karena kontraksi miogenik otot polos sebagai suatu plasma lokal dan karena refleks simpatik yang merangsang serabut adrogenik yang menginversi otot polos dinding pembuluh lokal. Kontraksi ini membuat darah yang keluar dari pembuluh darah akan berkurang (Frandson, 1992).

Pendarahan dapat berhenti sendiri misalnya dengan kontraksi vasa ditempat pendarahan yang terjadi beberapa menit sampai beberapa jam. Apabila pembuluh darah mengalami dilatasi, darah tidak keluar lagi karena sudah dicegah oleh mekanisme trombosit. Vasa kontraksi timbul melalui beberapa jalan kontraksi langsung otot pembuluh darah kemudian anoksia dan reflek lalu adanya serotonis yang keluar dari trombosit yang menyebabkan vasa kontraksi (Schmid, 1997). Kisaran waktu pendarahan yang normal untuk manusia adalah 15 hingga 120 detik (Guyton, 1983). Trombosit melekat pada endotel pada tepi-tepi pembuluh yang rusak. Hal ini terjadi sampai elemenelemen pembuluh darah yang putus menyempit. Penjedalan darah sangat penting dalam mekanisme penghentian darah (Guyton,1989).

DAFTAR PUSTAKA

Frandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Guyton, Arthur C. 1983. Fisiologi Manusia dan Mekanismenya terhadap Penyakit. EGC Penerbit Buku kedokteran. Jakarta.

Schmid, K. and Friends. 1997. Animal Physiology: Adaptation and Environment. Cambridge University Press. USA.

PEMBEKUAN DARAH

Pembekuan darah disebut juga koagulasi darah. Faktor yang diperlukan dalam penggumpalan darah adalah garam kalsium sel yang luka yang membebaskan trompokinase, trombin dari protombin dan fibrin yang terbentuk dari fibrinogen. Mekanisme pembekuan darah adalah sebagai berikut setelah trombosit meninggalkan pembuluh darah dan pecah, maka trombosit akan mengeluarkan tromboplastin. Bersama-sama dengan ion Ca tromboplastin mengaktifkan protrombin menjadi trombin (Evelyn, 1989).

Trombin adalah enzim yang mengubah fibrinogen menjadi fibrin. Fibrin inilah yang berfungsi menjaring sel-sel darah merah menjadi gel atau menggumpal (Poedjiadi, 1994). Kisaran waktu terjadinya koagulasi darah adalah 15 detik sampai 2 menit dan umumnya akan berakhir dalam waktu 5 menit. Gumpalan darah normal akan mengkerlit menjadi sekitar 40% dari volume semula dalam waktu 24 jam (Frandson, 1992). Koagulasi dapat dicegah dengan penambahan kalium sitrat atau natrium sitrat yang menghilangkan garam kalsium (Schmidt, 1997).

Daftar Pustaka

Evelyn, Pearce. 1989. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Gramedia. Jakarta.

Frandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Poedjiadi, Anna. 1994. Dasar-dasar Biokimia. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Schmid, K. and Friends. 1997. Animal Physiology Adaptation and Environment. Cambridge University Press. USA.


KADAR HAEMOGLOBIN DALAM DARAH

Molekul haemoglobin yang terdiri atas gabungan dari suatu protein globin dan 4 haemo atau suatu gugus haeme yang mengandung besi. Hemin adalah garam hidroklorida dari haeme (Poedjiadi, 1994). Jumlah haemoglobin dalam darah pada hewan ternak normal kira-kira 100 gram tiap ml darah, jika jumlah haemoglobin dalam darah berkurang disebut anemia. Penyebab anemia adalah karena kekurangan zat besi (Evelyn, 1989).

Sedangkan kelebihan haemoglobin dari keadaan normal disebut policitaemia. Penyebabnya karena kelebihan olahraga, orang yang tinggal di daerah tinggi. Policitaemia mengakibatkan naiknya viscositas darah, kadang sampai 5 kali lipat sampai memberatkan kerja jantung. Pada darah mamalia haemoglobin bertanggung jawab terhadap semua proses pengangkutan oksigen dalam darah dengan presentasi sel darah merah meningkat sekitar 20 ml oksigen per 100 ml darah (Poedjiadi, 1994).

Kandungan haemoglobin pada pria normal rata-rata dalam darah adalah 16 gram per dl, sedangkan pada wanita adalah 14 gram per dl (Guyton, 1983). Haemoglobin dapat juga berkaitan dengan karbondioksida membentuk Karbonhaemoglobin, Sedangkan kadar Hb dalam darah dapat ditentukan berdasarkan analisa kandungan besi atau kapasitas pengikatan oksigen dari suatu molekul. Beberapa prosedur dapat dikembangkan berdasarkan pengamatan langsung warna darah dan pengawasan dengan standar buatan (Frandson, 1992).

Daftar Pustaka

Evelyn, Pearce. 1989. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis. Gramedia. Jakarta.

Guyton, Arthur C. 1983. Fisiologi Kedokteran. EGC Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Frandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak Edisi ke-4.Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Poedjiadi, Anna. 1994. Dasar-dasar Biokimia. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

PENGUKURAN TEKANAN DARAH

Diastole jantung terjadi persis sebelum dan selama pengisian bilik tersebut ini dapat terjadi pada kedua bilik kanan dan kiri. Sistole atau kontraksi bilik jantung menunjukkan kontraksi bilik jantung dalam proses pengosongan parsial bilik tersebut. Sehingga terjadi sistole atrial kanan atau kiri maupun sistole ventricular kanan atau kiri (Poedjiadi, 1994).

Tinggi tekanan darah arteri pada orang dewasa sehat dalam keadaan istirahat dalam posisi berbaring rata-rata adalah 120 mmHg untuk tekanan systole dan 70mmHg untuk tekanan diastole (ditulis 120/70 mmHg) (Guyton, 1983). Faktor yang mempertahankan tekanan darah antara lain kekuatan memompa jantung, banyaknya darah yang beredar, viskositas (kekentalan) darah, elastisitas pembuluh darah dan tahanan tepi (Evelyn, 1995). Kecepatan tekanan berkurang waktu tidur dan bertambah karena emosi, kerja, demam, dan umur (Ganong, 1985).

Daftar Pustaka

Evelyn, C. Pearce. 1995. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. PT. Gramedia. Jakarta.

Ganong, William F. 1985. Fisiologi Kedokteran. EGC. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.

Guyton, Arthur C. 1983. Fisiologi Kedokteran 1-2. EGC. Penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.

Poedjiadi, Anna. 1994. Dasar-dasar Biokimia. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Komentar»

1. fajar2908 - September 23, 2008

Opo maksute ki?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: